Resensi Film punya NIKMATUL HUSNAH
Nama : Nikmatul Husnah
Nim : 202269090097
Kelas : Administrasi Bisnis 1/D
Judul Resensi
(Cinta
Segitiga)
Ø Identitas Film
Judul : Cinta Subuh
Sutradara : Indra Gunawan
Produser : Frederica
Penulis
Naskah : Ali Farighi
Rumah Produksi : Falcon Pictures
Genre : Romantis dan Religi
Pemain : Dinda Hauw, Roger Danuarta,
Rey Mbayang, Dhini Aminarti, Dimas Seto, Syakir Daulay, Cut Mini dan Yoriko
Angeline
Durasi Film : 112 menit
Ø
Sinopsis:
Film Cinta Subuh mengisahkan kehidupan
Angga (Rey Mbayang), merupakan seorang mahasiswa laki-laki yang jarang sholat
tepat waktu. Suatu hari, ia jatuh cinta kepada Ratih (Dinda Hauw), seorang
perempuan muda yang cerdas dan religius, serta tidak pernah mengharapkan cinta
laki-laki seperti Angga yang mampu mencuri hatinya.
Secara diam-diam, Ratih pun berpacaran
dengan Angga, tanpa sepengetahuan sang kakak, Sapta (Dimas Seto). Sebelum
bertemu Angga, Ratih sebenarnya berharap dapat memiliki pasangan seperti Arya
(Roger Danuarta). Ia adalah sosok laki-laki hampir sempurna yang sebenarnya
juga memendam rasa terhadap Ratih.
Bedanya dengan Angga, Arya patuh
terhadap setiap nilai dan juga aturan agama. Karena itulah, Arya tidak mau
mendekati Ratih secara sembarangan. Menurut Arya, satu-satunya cara agat
dirinya bisa bersama dengan Ratih yaitu melalui ikatan pernikahan tanpa harus
pacaran.
Sebagai adik dari ustaz, Ratih merasa
bersalah jika berpacaran dengan Angga. Meski pun di awal pacaran, Ratih dan
Angga sepakat dengan membuat enam peraturan yang tak boleh dilanggar. Salah
satunya yaitu Angga tak boleh meninggalkan sholat fardhu.
Bahkan Angga juga telah memberikan Ratih
cincin sebagai bukti keseriusannya. Namun Angga masih sering meninggalkan
sholat subuh. Hal itulah yang membuat Ratih marah dan kecewa.
Di sisi lain, Arya tiba-tiba saja datang menemui Sapta kakak
dari Ratih untuk melamar Ratih. Bersamaan dengan momen itu, Arya pun datang
menemui Bang Sapta untuk melamar Ratih.
Ø Kelebihan:
Cerita film ini banyak mengandung moral untuk penontonnya
seperti: shalat subuh merupakan cerminan dalam disiplin hidup, dan persahabatan
yang baik selalu mendukung hal baik. Film ini tidak jauh berbeda dengan jalan
cerita yang disuguhkan dinovel.
Ø Kekurangan:
Film ini
mungkin sulit diterima untuk sebagian besar masyarakat Indonesia karena mengandung pesan untuk mayoritas muslim.
Ø
Kesimpulan:
Cinta Subuh memberikan pelajaran penting
mengenai keutamaan shalat lima waktu. Bagaimana salat bisa menyelamatkan hidup
setiap orang, terutama jika mereka melakukannya karena Allah. Inilah yang
dirasakan oleh Angga, Arya, Dodi dan Ghani, Ketika mereka berserah diri kepada
Allah.
Komentar
Posting Komentar